Koran Mandala – Puluhan ribu kendaraan arus balik padati jalur dari Kuningan menuju Cirebon. Antrean kendaraan tampak di pintu Tol Ciperna, Cirebon sejak Sabtu, 5 April 2025. Volume kendaraan terus meningkat, sebagian masuk jalur arteri Cirebon dari arah Kuningan.

Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada Minggu, 6 April 2025. Pemudik mulai kembali ke perantauan seperti Jabodetabek dan Bandung. Beberapa pemudik juga berasal dari luar Pulau Jawa.

Festival Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Masjid Agung Kuningan

Kakorlantas Polri Irjenpol Agus Suryonugroho sampaikan imbauan dalam konferensi pers.
Ia meminta pengemudi mematuhi rambu lalu lintas di jalan. “Beristirahatlah bila merasa lelah atau mengantuk,”kata Irjenpol Agus.

Korlantas telah memperpanjang sistem one way lokal mulai Jumat malam. Sistem one way berlaku dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek. Kepadatan lalu lintas berdampak ke jalur arteri wilayah Cirebon. Kemacetan juga terjadi di Tol Kanci-Pejagan hingga KM 219. Informasi resmi tersebut disampaikan melalui akun Instagram @korlantaspolri.ntmc.

Antrean panjangpun arus balik mengular dari wilayah Plumbon menuju Kedawung, Kabupaten Cirebon. Sehingga praktis kemacetan arus lalu lintas pun tak dapat dihindari.
Untuk menghindari kemacetan, Irwan (45) bersama keluarga dengan mobil Inovanya pulang balik lebih awal, Ia adalah warga Kuningan yang merantau di Kota Depok.
Sementara itu, Ahajudin (74) perantau warga Kuningan bersama anak dan cucu yang merantau di Bandung justru pasca arus balik H+4 lebaran sudah kembali ke Bandung. Selama diperjalanan tanpa ada hambatan yang berarti. Jarak Kuningan-Bandung sejauh 116 KM ditempuh hanya dalam waktu 180 menit. Ia berangkat dari Kuningan pukul 06.00 WIB tiba di Bandung pukul 09.00 WIB.




Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version