Rabu, 26 Februari 2025 22:57

KoranMandala.com -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Jawa Barat beberapa hari ke depan dipengaruhi beberapa faktor atmosfer.

Peningkatan suplai uap air mendukung pembentukan awan konvektif dan hujan di beberapa wilayah Jawa Barat.

BMKG mendeteksi gangguan atmosfer aktif, seperti gelombang Rossby dan bibit siklon tropis 99S di Samudera Hindia selatan NTT.

BMKG: Dua Bibit Siklon Tropis Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem

Bibit siklon tropis itu berdampak tidak langsung pada cuaca, meningkatkan curah hujan di beberapa wilayah Jawa Barat.

Sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat daya Banten menyebabkan perlambatan angin (konvergensi) di Pesisir Utara Jawa.

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang:

Rabu 26 Februari 2025: Kabupaten Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Sukabumi, Cianjur, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Ciamis.

Kamis 27 Februari 2025: Kabupaten Bekasi, Karawang.

Jumat 28 Februari 2025: Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi.

Sabtu  1 Maret 2025: Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jabar, Teguh Rahayu, menyampaikan bahwa cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat.

Wilayah Jawa Barat bagian utara, seperti Subang, Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, berpotensi hujan sedang hingga lebat.

Saat ini, seluruh wilayah Jawa Barat masih dalam periode musim hujan dengan peningkatan curah hujan yang signifikan.

“Puncak musim hujan di Jawa Barat terjadi pada November hingga Februari. Waspadai potensi genangan, banjir, longsor, dan angin kencang,” ujarnya.




Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version