Koran Mandala – Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momen untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga waktu yang menantang bagi kesehatan fisik.
Di tengah aktivitas puasa, masyarakat Kota Bandung tetap menjaga kebugaran dengan berolahraga di Lapang Gedung Sate, seperti lari pagi, jalan santai, hingga bermain badminton.
Banyak warga memilih berolahraga di lokasi tersebut, terutama pada pukul 06.00 WIB, saat udara masih segar. Rina, seorang pekerja kantoran, mengaku rutin berlari pagi di sana untuk menjaga energinya selama berpuasa.
“Saya suka lari pagi di Gedung Sate. Suasananya nyaman, udaranya segar, dan membuat tubuh tetap bugar selama Ramadhan,” ujar Rina.
Telat Bergabung Dengan Persib Seusai Berlibur, Bojan Hodak : Saya Harus Operasi Mata
Hal serupa juga dirasakan Arif, seorang pelajar, yang lebih memilih jalan santai sebagai aktivitas olahraga.
“Setiap ada waktu luang, saya sering jalan santai di Lapang Gedung Sate. Rasanya menyenangkan dan membantu tubuh tetap fit,” tuturnya.
Selain menjaga kebugaran fisik, berolahraga di Lapang Gedung Sate juga menjadi ajang bersosialisasi bagi masyarakat.
“Saya sering bertemu teman-teman di sini. Selain berolahraga, kami juga berbagi cerita dan saling memberi motivasi,” kata Dita, seorang ibu rumah tangga.
Persib Bandung Fokus Tatap Borneo FC dan Berusaha Memenangkan Sisa Laga
Para warga yang berolahraga juga tetap memperhatikan asupan cairan dan menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima selama menjalankan ibadah puasa.
Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya olahraga, masyarakat Bandung membuktikan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga kebugaran agar ibadah berjalan optimal dan aktivitas sehari-hari tetap lancar.(Rannisa/MG)