Keempat tidak penting dan tidak mendesak, kegiatan seperti nongkrong tanpa tujuan jelas.
Lakukan ini setelah menyelesaikan tugas utama.
Tetapkan Target Harian
Dari daftar yang sudah kamu buat, tentukan target harian.
Misalnya, menyelesaikan 7 dari 10 tugas yang kamu rencanakan sudah kamu anggap produktif.
Selesai Jalankan Tugas Negara, Kevin Mendoza Siap Kembali Juara Bersama Persib
Jika berhasil, berikan diri sendiri hadiah seperti es krim atau tidur lebih awal.
Sebaliknya, jika gagal, berikan hukuman yang positif seperti membaca buku lebih banyak.
Jaga Kerapian Barang
Menjaga kerapian barang sangat penting untuk efisiensi.
Jika barang tidak tertata, mencari sesuatu bisa memakan waktu hingga 30 menit.
Hal ini juga dapat menghilangkan semangat kerja.
Oleh karena itu, pastikan barang-barang tertata dengan baik dan mudah kamu temukan.
Hindari Distraksi
Salah satu distraksi terbesar saat ini adalah ponsel.
Notifikasi yang muncul bisa membuat kita tergoda untuk membuka aplikasi lain dan akhirnya menghabiskan waktu untuk scrolling media sosial.
Solusinya adalah matikan notifikasi yang tidak penting, menerapkan teknik 45 menit kerja – 15 menit istirahat untuk mengatur waktu dengan lebih baik.
Luangkan Waktu untuk Me Time
Produktif bukan berarti bekerja terus-menerus.
Luangkan waktu untuk menikmati hidup, seperti berjalan-jalan, menonton acara favorit, atau sekadar tidur lebih lama.
Tujuan hidup adalah kebahagiaan, bukan sekadar bekerja.
Jangan Mudah Menyerah
Membangun kebiasaan produktif membutuhkan konsistensi tinggi.
Awalnya memang sulit, tetapi dengan kesabaran, hasilnya akan terlihat.
Semua orang mengalami titik lelah, tetapi yang membedakan adalah apakah kita memilih menyerah atau bangkit kembali.
Itulah tips menjalani hari-hari agar lebih produktif menurut Farhan Journal. ***