Koran Mandala -Ramadan terkenal sebagai bulan yang penuh dengan keutamaan dan keberkahan. Momentum ini sering kita manfaatkan untuk memperbaiki diri, khususnya dalam hal ibadah, guna mencapai kualitas spiritual yang lebih baik.

Terdapat beberapa alasan mengapa Ramadan begitu istimewa. Selain pahala yang terlipatgandakan, pada bulan ini setan-setan juga dibelenggu. Keutamaan tersebut tercantum dalam hadis Nabi, menjadikannya sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan ketakwaan dan kedekatan dengan Allah.

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ، فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ

Artinya, “Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR Bukhari no. 3277, Muslim no. 1079).

Libur Lebaran, Satu Juta Wisatawan Serbu Bandung, Farhan: Jaga Kebersihan!

Para ulama memiliki beragam tafsiran mengenai makna “setan dibelenggu” selama Ramadan. Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya, menjelaskan bahwa sebagian ulama memahami konsep ini secara hakiki, yaitu setan benar-benar diikat dan tidak sebebas biasanya dalam menggoda manusia.

Namun, ada pula tafsiran lain yang melihatnya sebagai bentuk perlindungan Allah terhadap umat Islam. Dalam pandangan ini, meskipun setan tidak secara fisik dibelenggu, upaya mereka untuk menggoda manusia menjadi tidak efektif, seolah-olah mereka kehilangan daya.

“Ibaratnya, setan tetap ada, tetapi tak mampu berbuat apa-apa, seperti makhluk yang terbelenggu,” ujar Buya Yahya dalam tayangan YouTube Al Bahjah TV pada Selasa (1/4/2025).

Buya Yahya juga menekankan bahwa saat Syawal tiba, setan kembali bebas dan mulai menggoda manusia seperti sediakala. Oleh karena itu, ia mengingatkan umat Islam untuk tetap waspada agar kebersihan hati dan amal kebaikan yang telah diraih selama Ramadan tidak ternodai oleh godaan setan.

“Setelah puasa Ramadhan, kita akan masuk hari raya, kita berlebaran. Di sinilah setan berlomba-lomba di situ. Karena setan udah ngancam, ‘Kau baik baik di bulan Ramadhan akan kuhancurkan setelah Ramadhan.’ (Setan) sudah ngintai di pintu Syawal,”Ujar Buya Yahya dalam ceramah yang berbeda.

Iblis Meratap di Bulan Suci Ramadan

Buya Yahya menyampaikan bahwa ketika setan melihat manusia beribadah dan bertaubat di bulan Ramadan, ia akan merasa menyesal. Terlebih jika taubat seorang hamba diterima oleh Allah SWT.

Hal ini membuat setan merasa bahwa upayanya menyesatkan manusia selama bertahun-tahun menjadi sia-sia. Akibatnya, setan kembali berusaha menggoda manusia agar tergelincir dalam perbuatan dosa, meskipun mereka telah bertaubat.

1 2



Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version