1. Puasa Syawal 6 Hari

Setelah menjalani puasa selama sebulan di bulan Ramadan, Anda dianjurkan untuk melanjutkan dengan puasa selama 6 hari di bulan Syawal.

Puasa Syawal dapat dilakukan mulai dari hari kedua bulan Syawal atau pada hari kedua Idul Fitri.

Namun, karena seringnya kebutuhan untuk bersilaturahmi, puasa Syawal biasanya dilaksanakan pada minggu kedua bulan Syawal. Hal ini diperbolehkan asalkan tetap dilakukan dalam bulan Syawal.

Keutamaan puasa 6 hari di bulan Syawal dijelaskan dalam sebuah riwayat. Dari Abu Ayub Al Anshari, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan, kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala seolah-olah berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim)

2. Puasa Senin Kamis di Bulan Syawal
Amalan puasa pada hari Senin dan Kamis sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari Aisyah ra: “Rasulullah SAW sangat bersemangat dan tekun dalam melaksanakan puasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah, Imam Ahmad)
Masih dalam hadits yang sama, Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Amal perbuatan akan diajukan (diaudit) pada hari Senin dan Kamis, oleh karena itu aku berharap amal perbuatanku diajukan (diaudit) saat aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)
1 2 3



Sumber: Youtube Adi Hidayat Official

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version