Habib Syech ketika membawakan lagu man ana.

KORANMANDALA.COM – Lagu Sholawat Man Ana ini adalah lagu yang berisi penghormatan untuk jasa-jasa  guru.

Lagu ini sempat populer yang dibawakan Habib Syech bin Abdul Qodir dengan iringan musik hadroh dan juga pernah dipopulerkan oleh Nisa Sabyan juga dengan irama gambusnya.

Lagu Sholawat ini diciptakan oleh Al-Imam Al-Habib Umar Muhdhor bin Abdurrahman Assegaf. 

Berikut lirik lagu sholawat Man ana lengkap dengan bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya, simak selengkapnya.

Baca juga: Sanatorium Waverly Hills, Lokasi Paling Menyeramkan di Kentucky AS, Mengapa?

مَنْ أَنَا مَنْ أَنَا مَنْ أَنَا لَوْلَاكُمْ ، كَيْفَ مَا حُبُّكُمْ كَيْفَ مَا أَهْوَاكُمْ

Man ana man ana man ana laulakum

Kaifa ma hubbukum kaifa ma ahwakum

(Siapa gerangan diriku, siapakah diriku kalau tiada bimbingan kalian ( guru )

Bagaimana aku tidak mencintai kalian dan bagaimana aku tak menginginkan tuk bersama kalian)

مَا سِوَىَ وَلَا غَيْرَكُمْ سِوَاكُمْ ، لَا وَمَنْ فِي الْمَحَبَّةْ عَلَيَّ وَلَاكُمْ

Ma siwaya wa la ghoirokum siwakum

La wa man fil mahabbah alayya walakum

(Tiada selain ku juga tiada selainnya terkecuali engkau

Tiada siapapun di dalam cinta selain engkau dalam hatiku)

أَنْتُمْ أَنْتُمْ مُرَادِي وَأَنْتُمْ قَصْدِي ، لَيْسَ أَحَد فِي الْمَحَبَّة سِوَاكُمْ عِنْدِي

Antum antum murodi wa antum qoshdi

Laisa ahad fil mahabbah siwakum indi

(Kalianlah, kalianlah dambanku dan yang ku inginkan

Tiada seorangpun dalam cintaku selain engkau di sisiku)

Baca juga: Rugi Kalau Gak Dicoba! 3 Langkah Resep Mie Instan Pedas Viral Ala WARMINDO

مَنْ أَنَا مَنْ أَنَا مَنْ أَنَا لَوْلَاكُمْ ، كَيْفَ مَا حُبُّكُمْ كَيْفَ مَا أَهْوَاكُمْ

Man ana man ana man ana laulakum

Kaifa ma hubbukum kaifa ma ahwakum

(Siapa gerangan diriku, siapakah diriku kalau tiada bimbingan kalian ( guru )

Bagaimana aku tidak mencintai kalian dan bagaimana aku tak menginginkan tuk bersama kalian)

كُلَّمَا زَادَنِى فِى هَوَاكُمْ وَجْدِي ، قُلْتُ يَا سَادَتِي مُحْجَتِي تَفْدَاكُمْ

Kullama zadani fi hawakum wajdi

Qultu ya sadati muhjati tafdakum

(Setiap kali bertambah rasa cinta dan rinduku pada mu

Maka berkata hatiku wahai tuanku semangatku telah siap menjadi tumbal keselamatan dirimu)

لَوْ قَطَعْتُمْ وَرِيْدِيْ بِحَدِّ مَاضِي ، قُلْتُ وَالله أَنَا فِى هَوَاكُمْ رَاضِي

Lau qotho tum waridi bihaddi madli

Qultu wallohi ana fi hawakum rodli

(Jika engkau menyembelih urat nadiku dengan pisau berkilauan tajam

Kukatakan Demi Allah aku rela gembira demi cintaku pada mu)

مَنْ أَنَا مَنْ أَنَا مَنْ أَنَا لَوْلَاكُمْ ، كَيْفَ مَا حُبُّكُمْ كَيْفَ مَا أَهْوَاكُمْ

Man ana man ana man ana laulakum

Kaifa ma hubbukum kaifa ma ahwakum

Baca juga: Inilah Cara Minum Kopi yang Baik agar Sehat dan Bebas Kanker, Saran Para Ahli

(Siapa gerangan diriku, siapakah diriku kalau tiada bimbingan kalian ( guru )

Bagaimana aku tidak mencintai kalian dan bagaimana aku tak menginginkan tuk bersama kalian).(*)




Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version