KORANMANDALA.COM – Penyakit Maag dan GERD dikenal sebagai penyakit lambung yang sering dialami orang sebagian orang.
Rasa nyeri di perut yang seringkali mengganggu aktivitas karena membuat seseorang merasa mual hingga jantung berdegup kencang.

Namun, masih banyak yang belum mengetahui bahwa penyakit Maag dan GERD ini dua hal yang berbeda.

Maag merupakan sebuah istilah yang menggambarkan gejala yang tidak nyaman atau sakit akibat masalah pencernaan.

Baca Juga: Enak tapi Jahat, Alasan Mengapa Tidak Boleh Konsumsi Daging Ayam Setiap Hari, Risiko Penyakit Jantung?

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan kondisi penderita maag ketika asam lambung naik hingga kerongkongan.

Penyebab dari maag dapat dikarenakan terlambat makan. Namun, tak hanya itu maag juga dapat disebabkan karena stres, mengonsumsi alkohol, minuman kafein tinggi, efek samping obat.

Pada GERD, penyebabnya dapat dikarenakan makan terlalu banyak, efek samping obat yang membuat jantung berdebar dan langsung tidur seusai makan.

Baca Juga: Waspada! Ini Gejala Panik Attack, Bisa Picu Serangan Jantung

Untuk gejala pun keduanya berbeda. Maag ditandai dengan kembung, mual hingga muntah, nyeri pada ulu hati bahkan hingga muntah darah.

Namun untuk GERD, gejala yang ditimbulkan merasakan jantung yang berdegup kencang, panas pada kerongkongan, sakit dada hingga sulit menelan.

Cara mencegah maag dan GERD tampaknya tidak terlalu jauh berbeda seperti hindari makanan pedas, asam, berlemak, digoreng, minuman kafein dan mengelola stres.

1 2



Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version