KORANMANDALA.COM – Kuaci, camilan kecil dari biji bunga matahari, bermanfaat bagi tubuh dan dapat mengurangi risiko penyakit kronis.

Camilan ini kaya nutrisi seperti lemak sehat, antioksidan, vitamin, dan mineral.

Dalam 30 gram atau seperempat cangkir kuaci, terdapat
160 kalori dan beragam nutrisi diantaranya;

14 gram lemak

6 gram protein

BACA JUGA: https://www.koranmandala.com/game/77566/7-akun-ff-gratis-rank-gm-banyak-dm-pet-dan-skin-terbaru-mei-2024/

7 gram karbohidrat

3 gram serat

8 miligram vitamin E

2 miligram zinc

23 mikrogram selenium

65 mikrogram folat

Kuaci juga mengandung vitamin B6, zat besi, magnesium, mangan, dan tembaga serta senyawa antioksidan seperti asam fenolik, asam klorogenat, dan flavonoid.

BACA JUGA: https://www.koranmandala.com/game/77850/cara-mendapatkan-20-akun-ff-sultan-gratis-terbaru-26-mei-2024-skin-bundle-ekslusif-dan-senjata-premium-free-fire/

Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

Menguatkan Kekebalan Tubuh:

Kandungan selenium dan zinc dalam kuaci membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Zinc berperan dalam pengembangan sel-sel kekebalan, sementara selenium mengurangi peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh, melindungi dari infeksi virus dan bakteri.

Menambah Energi:

Protein, selenium, dan vitamin dalam kuaci mendukung aliran darah, pengiriman oksigen, dan konversi makanan menjadi energi.

Mendukung Pertumbuhan Otot:

Kandungan protein tinggi dalam kuaci mendukung pertumbuhan otot, menjadikannya camilan ideal untuk fase bulking. Selain itu, mineral dalam kuaci membantu mencegah kram otot selama olahraga atau latihan angkat beban.

BACA JUGA: https://www.koranmandala.com/game/78124/tersedia-19-kode-redeem-ff-max-sampai-akhir-mei-2024/

Mengontrol Berat Badan:

Serat dan protein dalam kuaci memberikan rasa kenyang lebih lama, membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebih atau ngemil makanan tinggi kalori tetapi rendah nutrisi.

Menjaga Kadar Gula Darah:

Kuaci dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap normal dan sering direkomendasikan untuk penderita diabetes karena kandungan antioksidannya yang mencegah resistensi insulin. Menambahkan kuaci ke dalam makanan seperti roti juga mengurangi efek karbohidrat pada gula darah.

Menurunkan Kolesterol:

Vitamin E dalam kuaci membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Antioksidan di dalamnya mencegah penyerapan kolesterol tambahan dari makanan, mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit jantung.

BACA JUGA: https://www.koranmandala.com/game/77383/ayo-klaim-7-kode-redeem-ff-hari-ini-23-mei-2024-langsung-dapet-m1887-ungu-gratis/

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Nutrisi dalam kuaci seperti antioksidan, serat, protein, mineral, dan lemak baik berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Konsumsi kuaci dapat mengontrol tekanan darah dan mengurangi peradangan, mengurangi risiko penyakit jantung.

Kuaci juga bermanfaat bagi ibu hamil karena mengandung vitamin E, folat, dan lemak baik yang penting untuk perkembangan janin serta mendukung sistem kekebalan tubuh ibu.

Kuaci alami tidak mengandung banyak natrium, namun produk kuaci yang dijual di pasaran sering ditambah garam.

Pilihlah kuaci dengan kandungan garam rendah atau tanpa garam. Konsumsilah kuaci secukupnya untuk menghindari risiko penyumbatan kotoran dan kesulitan buang air besar.

Jika mengalami sakit perut atau mual setelah mengonsumsi kuaci, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan dan saran takaran konsumsi yang aman.- ***




Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version