KORANMANDALA.COM – Perempuan muda berinisial DSA (29) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi penuh luka.

Kematiannya diduga karena dianiaya oleh pacarnya bernama Gregorius Ronald Tannur (31) di tempat karaoke di wilayah Surabaya pada 4 Oktober 2023.

Sosok Ronald Tannur kini jadi perhatian sebab diketahui dia adalah anak dari anggota DPR fraksi PKB bernama Edward Tannur.

Sosok Edward Tannur

Edward Tannur merupakan anggota komisi IV DPR RI dari fraksi PKB yang lahir pada tanggal 2 Desember 1961 di Atambua, Kabupaten Belu, NTT.

Baca Juga : Imbas Penganiayaan Hingga Tewasnya Dini oleh Anak Anggota DPR RI, Akun IG DPP PKB Diserang Netizen

Ia merupakan wakil daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II.

Dapil NTT II meliputi Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao dan Kota Kupang.

Sebelum jadi Anggota DPR RI, Edward Tannur adalah Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara.

Baca Juga : Profil Ronald Tannur, Anak Anggota Dewan yang Jadi Tersangka Penganiayaan Perempuan Hingga Tewas

Dikutip Koran Mandala dari situs resmi DPR RI, Edward Tannur merupakan lulusan S1 Hukum di Universitas PGRI di Kupang.

Ia menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT dari tahun 2006 hingga sekarang.

Berdasarkan LHKPN Edward Tannur memiliki total harga kekayaan Rp11.143.172.793.

Baca Juga : VIRAL Diduga Idap Penyakit Hoarding Disorder, Kamar Kost Gadis Ini Bak Tempat Pembuangan Sampah

Aset berupa tanah dan bangunan menjadi penyumbang terbesar harta kekayaannya.

Untuk alat transportasi dan mesin ia mengoleksi lima unit mobil, dua sepeda motor dan dua Excavator.

Nilai dari dua Excavator pribadi milik Edward Tannur mencapai Rp800 juta.

Baca Juga : Profil Dini Sera Afrianti, Tewas Seusai Dianiaya Anak Anggota DPR RI, Pesan Terakhirnya di TikTok Jadi Pertanda?

Saat ini, Polrestabes Surabaya tengah menyelidiki kematian Dini Sera Afrianti (DSA) yang diduga tidak wajar.

Setelah diantar kekasih dan sejumlah temannya pada Kamis 5 Oktober 2023 dini hari.

Polisi telah memeriksa 15 saksi termasuk kekasih korban yang merupakan anak anggota DPR RI. (rfa/rfa)




Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version