KoranMandala.com -Sebanyak 30 perupa muda Kuningan berpartisipasi dalam Pameran “Ayeuna” di Gedung Graha Wangi, Kuningan. Acara berlangsung dari 27 Februari hingga 4 Maret 2025.
Pameran ini merupakan kelanjutan dari “Kuningan di Mata Perupa” tahun 2011 di Gedung Sanggariang. Saat itu, karya perupa legendaris dari era 1960-2010 dipamerkan.
Agung M Abul, pendiri komunitas “Tudgam” (Tulisan dan Gambar), menyebut seni rupa di Kuningan terus berkembang. Banyak perupa muda bermunculan dengan karya-karya baru.
Choreopainting: Perpaduan Lukisan, Tari, dan Musik Karya Revki Maraktifa
Sebanyak 30 perupa muda menampilkan berbagai lukisan dalam Pameran “Ayeuna”. Acara ini juga menjadi peresmian “Balai Edukasi dan Ekosistem Kuningan”.
Gedung Graha Wangi dikontrak lima tahun sebagai platform seni dan budaya. Tempat ini menjadi wadah berbagi jaringan, pengetahuan, serta kolaborasi seni.
Selain ruang utama apresiasi seni, gedung ini memiliki perpustakaan, ruang meeting, kantor sekretariat, musala, dan toilet.
Pameran “Ayeuna” dibuka pada Kamis, 27 Februari 2025, pukul 17.00 WIB. Maestro lukis Veri Apriyatno hadir dalam acara pembukaan.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan ngopi bareng. Diskusi membahas perkembangan seni lukis dari masa ke masa.
Diharapkan pertemuan ini mempererat silaturahmi. Komunitas seni, seniman lintas generasi, media, serta pegiat seni ikut serta.