Koran Mandala -Menjelang Idulfitri 1446 H, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan seluruh elemen pemerintah dan aparat keamanan siap siaga.
Pernyataan ini disampaikan setelah apel kesiapan pasukan pengamanan di Kota Bandung, Rabu 26 Maret 2025.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyaksikan apel kesiapan pasukan untuk pengamanan libur Lebaran. Ini hasil kerja sama semua pimpinan di Pemerintah Kota Bandung, termasuk Dandim, Kapolrestabes, Ketua DPRD, serta unsur kejaksaan, TNI AL, dan TNI AU,” ujar Farhan.
Farhan Optimalkan Bandung Creative Hub untuk Inkubasi Bisnis Kreatif UMKM
Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama menjaga ketertiban selama Ramadan hingga Lebaran. Tim pengamanan bertugas memastikan masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk dan menikmati libur Lebaran dengan nyaman.
Farhan juga mengumumkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bandung mulai menerapkan Work From Anywhere (WFA) pada 27 Maret. Namun, mereka tetap harus siaga hingga cuti bersama yang berlangsung hingga 8 April.
“ASN boleh WFA, tapi tetap standby. Jika ada keadaan darurat, semua harus langsung bergerak. Kami juga menyiapkan sistem piket, tidak hanya untuk Damkar, Dishub, dan Satpol PP, tetapi juga unit kerja lain seperti Bina Marga,” jelasnya.
Ia mengakui, kemacetan menjadi tantangan utama Kota Bandung saat Lebaran. Sebagai kota wisata dan jalur mudik, arus keluar-masuk dipantau ketat oleh kepolisian dan dinas terkait.
Selain itu, ketersediaan bahan pokok terus dikontrol oleh Pemkot Bandung. Meski beberapa harga naik, Farhan memastikan kondisi masih terkendali.
“Kenaikan harga paling tajam hanya terjadi pada cabai rawit. Selebihnya masih aman,” katanya.
Menutup pernyataannya, Farhan berpesan kepada pemudik yang meninggalkan atau datang ke Kota Bandung.
“Kami pastikan Bandung tetap aman selama libur Lebaran. Untuk yang mudik, selamat sampai tujuan. Bagi yang datang ke Bandung, selamat menikmati kota ini. Mari jaga kebersihan dan keindahan bersama,” pungkasnya.