Koran Mandala -Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar acara Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama warga perantau asal Kuningan yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Acara ini berlangsung di Teras Pendopo Kuningan pada Rabu (2/4) dan bertujuan mempererat hubungan serta membangun sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat perantau.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah, seperti kemiskinan, pengangguran, stunting, pendidikan, dan investasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk para perantau, dalam mewujudkan kesejahteraan bagi Kuningan.
“Kita masih menghadapi tantangan seperti kemiskinan, pengangguran, stunting, pendidikan, dan investasi. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk perantau, sangat penting untuk mewujudkan Kuningan yang lebih sejahtera,” ujar Bupati Dian.
Gelandang Persib Ini Baru Pertama Kali Rasakan Suasana Idul Fitri
Dalam kesempatan ini, Bupati juga memaparkan visi Kuningan Melesat, yang mencakup 10 program unggulan, di antaranya peningkatan infrastruktur, pendidikan, pertumbuhan ekonomi, pertanian, layanan kependudukan, aduan Lapor Kuningan Melesat, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan sektor pariwisata.
Selain sesi silaturahmi, acara ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai isu strategis, termasuk kebudayaan, pengelolaan sampah, pendidikan, investasi, dan peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Diskusi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi serta mempererat hubungan antara pemerintah dan perantau.
“Melalui momentum ini, diharapkan semakin terjalin sinergi dan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan warga perantau dalam mewujudkan Kuningan Melesat,” tambahnya.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Sohibul Imam (Anggota DPR Komisi XI), Mayjen TNI M. Naudi N (Asisten Teritorial Panglima TNI), Komjen Pol (P) H.M Nurdin, Oos Kosasih (Vice President PT. Pertamina Patra), Heni Agustiningsih (Jaksa Ahli Madya Kejaksaan Tinggi Jawa Barat), serta Agus Wahidin (Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Kementerian PKP).
Turut hadir Jaja Subagja (Direktur Pendidikan JAMPIDMIL Kejaksaan Agung RI), M. Unu Ibnudin (Direktur Bina Pengadaan dan Pencadangan Tanah Kementerian ATR/BPN), Asep Iskandar (Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus, dan Pengendalian Kualitas IKNB OJK Pusat), serta Jajang Hermawan (Kepala Perwakilan BI Cirebon).
Selain itu, beberapa pejabat pemerintahan dan akademisi turut hadir, seperti Yayat Hidayat (Kepala Biro dan SDM Sekretariat Wakil Presiden), Rindi Satria Nugraha (Kepala Kantor Pajak Medan), Asep Setiawan (Kepala Sub Bagian Penyajian Tata Saji Jamuan Sekretariat Presiden), KH. Dedi Selamet Riyadi (Kepala Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Keagamaan Direktorat Urusan Agama Bina Syariah), serta Muhammad Nursa’ban (Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta).