Rabu, 26 Februari 2025 23:09

KoranMandala.com – Perubahan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) mendapat dukungan penuh dari anggota Fraksi PKB DPRD Kota Bandung Muhamad Syahlevi Erwin Apandi.

Menurutnya, kebijakan ini membawa perbaikan signifikan dalam pemerataan akses pendidikan bagi siswa di Kota Bandung.

Syahlevi menilai sistem baru ini lebih inklusif karena cakupan zonasi yang diperluas, sehingga siswa memiliki lebih banyak pilihan sekolah berdasarkan domisili.

Ketua Fraksi PKB Bandung Aa Abdul Rozak Kritik Tajam Kebijakan PJ Wali Kota Soal Rotasi ASN

Selain itu, jalur prestasi tetap dipertahankan, baik akademik maupun non-akademik, apalagi dalam sistem SPMB, jalur non-akademik diperluas dengan lebih banyak kategori.

Hal ini memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa yang memiliki bakat di bidang olahraga, seni, atau keterampilan lainnya untuk bisa masuk ke sekolah yang diinginkan.

Selain itu, perubahan lain yang disambut baik adalah penambahan kuota jalur afirmasi. Dalam skema baru ini, anak-anak dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk mengakses sekolah berkualitas.

Syahlevi menilai langkah ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan yang layak.

SPMB juga memperkenalkan jalur mutasi bagi anak-anak yang pindah dari luar kota. Kuota khusus diberikan agar mereka tetap bisa bersekolah di tempat yang sesuai dengan domisili barunya tanpa mengalami kesulitan administratif seperti yang terjadi dalam sistem sebelumnya.

Syahlevi berharap perubahan ini dapat mengatasi berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam sistem PPDB, seperti ketimpangan akses pendidikan dan ketidakmerataan distribusi siswa.

1 2



Sumber:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Penulis
Exit mobile version